Tampilkan postingan dengan label Tips Pengobatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Pengobatan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Juni 2009

Mengatasi iritasi akibat pemakaian popok sekali pakai pada bayi

Orang tua jaman sekarang sudah amat dimudahkan dengan teknologi. Pas anaknya butuh minum, sudah ada susu formula dengan kandungan vitamin dan gizi yang bisa diatur sesuai kebutuhan. Ketika sudah waktunya makan makanan padat, ada bubur instan yang siap dimakan hanya dengan menambahkan air panas. Nah, giliran mo pergi jalan-jalan, ada popok sekali pakai atau pampers yang siap menampung air kencing anak-anak sebanyak apapun.

Persoalannya, tidak semua anak atau bayi yang cocok atau bisa memakai popok sekali pakai ini. Keluhan yang sering muncul adalah timbulnya iritasi atau ruam di sekitar selangkangan dan pantat bayi atau balita. Bercak merah-merah ini sangat mengganggu bagi bayi atau balita. Akibatnya, bayi atau balita akan rewel, menangis dan merasa tidak nyaman. Lebih jauh lagi, perjalanan keluarga akan terganggu bahkan bisa-bisa malah jadi batal.

Untuk mengatasi iritasi itu, beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain:

1. Cuci alat kelamin bayi/balita dan sekitarnya dengan air bersih setiap selesai kencing atau BAB.

2. Ganti pampers yang telah dipakai dengan yang baru setelah pemakaian 3-4 jam, meskipun pampers belum terlalu penuh.

3. Jika bayi sudah telanjur mengalami iritasi cara tradisional beikut mungkin manjur. Caranya: bersihkan alat kelamin dengan air bersih, lap sampai kering. Lalu oleskan campuran kunir/kunyit parut dengan minyak kelapa yang telah dipanaskan sebelumnya. Tapi ingat, tunggu sampe minyak tersebut dingin/hangat dulu ya? kalo terlalu panas, bisa-bisa kulit anak anda malah melepuh.

Lakukan hal ini setiapkali kita mengganti popok/pampers anak kita. Sebisa mungkin hindarkan pemakaian pampers untuk sementara waktu. Setidaknya, sampai iritasi/merah-merah di sekitar alat kelamin anak kita hilang.

4. Yang terpenting, latih anak-anak kita untuk belajar menggunakan toilet (toilet training) ketika hendak buang air kecil atau buang air besar. Khususnya bagi anak usia diatas 1 tahun.

semoga bermanfaat.


Baca Selengkapnya......

Sabtu, 13 Juni 2009

Ternyata Bergosip Bikin Hidup Sehat

Kabar baik buat Anda yang suka bergosip. Kegiatan mengobrol yang selalu diidentikan dengan kaum perempuan ini ternyata baik buat kesehatan. Menurut riset di Amerika Serikat, perempuan akan merasa bahagia dan sehat jika mereka menikmati obrolannya dengan sesama teman perempuannya. Kegiatan tersebut terbukti dapat mengurangi tingkat stres dan rasa cemas berlebih.

Tim ilmuwan dari University of Michigan menyebutkan bahwa mengobrol atau bergosip mampu meningkatkan hormon progesterone yang dihasilkan tubuh. Dimana hormon tersebut berperan penting bagi seseorang dalam melakukan interaksi sosial.


Menurut pemimpin penelitian, Professor Stephanie Brown, Progesteron adalah hormon yang dihasilkan dalam indung telur perempuan. Hormon ini membantu mengurangi rasa sakit saat melahirkan, melawan infeksi dan menghentikan kelebihan produksi hormon oestrogen yang diketahui dapat meningkatkan risiko penyakit kanker.

Riset ini dilakukan dengan cara mengambil sampel air liur dari 160 responden perempuan, untuk diperiksa tingkat hormon progesteronnya dalam tubuh mereka. Setelah itu responden akan saling dipasangkan dengan sesama responden lainnya. Sebagian dari responden kemudian diberikan beberapa pertanyaan yang harus dilontarkan kepada responden lainnya agar mereka bisa saling dekat dan berinteraksi. Dua puluh menit kemudian, tim peneliti kembali mengecek tingkat hormon responden.

Hasil riset yang telah dipublikasikan dalam jurnal Hormones and Behaviour ini menunjukan bahwa responden yang terlibat percakapan dengan pasangannya menunjukan tingkat progesteron yang stabil dan bahkan cenderung meningkat. Sementara pada kelompok lain yang tidak terlibat percakapan, hormon tersebut malah terlihat menurun.

“Hasil ini dapat membantu kita dalam memahami mengapa orang-orang yang memiliki hubungan dekat dan akrab akan terlihat begitu bahagia, sehat dan hidup lebih lama dibandingkan dengan mereka yang kehidupan sosialnya terisolasi,” ungkap Prof. Stephanie.



Baca Selengkapnya......

Sabtu, 06 Juni 2009

OBAT BATUK BUAT BAYI

bayi batukMempunyai bayi memang sangat menyenangkan,kita bisa terhibur saat melihatnya tertawa, atau tingkah lucu lainnya.

tetapi, saat anak kita sakit, maka hilanglah keceriaannya.
Ya anak-anak kecil memang rentan dan mudah terkena penyakit dikarenakan sistem imun di tubuhnya belum lengkap.
penyakit yang sering menyerang anak-anak atau bayi antara lain batuk dan pilek.

jika batuk/pilek menyerang bayi/anak kita, jangan panik. beberapa orang tua terkadang sangat panik kalau anakknya kena batuk/pilek.alternatif pertama biasanya mereka akan membawa anaknya ke dokter. padahal di dokter biasanya anak kita hanya diberi obat penurun panas, dan obat batuk/pilek yang terbuat dari bahan kimia.

kasihan ya anak kita, sedari kecil harus sudah menelan berbagai bahan kimia dari obat-obatan yang kita berikan.
padahal banyak sekali alternatif obat tradisional warisan leluhur (:D). yang relatif lebih aman dan bisa dikatakan tidak ada efek sampingnya.

untuk mengobati batuk :

bahan : Madu + jeruk nipis (1:1)

cara membuat :

peras jeruk nipis, saring dan campurkan dengan madu.
lalu bungkus dengan plastik dan kukus sebentar .

setelah itu, biarkan agak dingin, dan minumkan ke bayi kita setiap pagi dan sore hari (2x sehari).

rasanya, mmm segar , manis+kecut2 sedikit ( buktinya Isa suka …)

catatan : bisa dibuat banyak sekaligus. biar tahan lama, simpan dalan wadah yang tertutup rapat, lalu taruh dikulkas. kalau mau diminumkan tinggal dipanaskan (wadahnya disiram air panas/air hangat)


Baca Selengkapnya......

CARA TEPAT ATASI BATUK PILEK

pregnancy-photo.jpgImbauan ASI eksklusif jelas tidak main-main. Kalau bayi dilahirkan dengan kondisi sehat, pertumbuhan berat badannya sesuai standar dan ia memperoleh ASI eksklusif selama 6 bulan, boleh dijamin ia akan terbebas dari segala macam penyakit. "Kalaupun sakit, biasanya sangat ringan dan bisa diredakan dengan pemberian ASI saja. Apalagi pada bulan-bulan pertama, bayi masih memiliki antibodi milik ibunya yang diperoleh lewat ari-ari. Jadi sebenarnya ia bisa bebas dari penyakit," ungkap dr. Waldi Nurhamzah, Sp.A.

Tradisi yang tidak mengizinkan bayi keluar sebelum usia 40 hari ada benarnya karena membuatnya jadi tak terpajan pihak luar. Lewat usia 6 bulan biasanya lingkungan bayi makin meluas. Nah, setelah usia 6 bulan barulah penyakit biasanya mulai menjangkiti si kecil. Mengapa? Pertama, saat usia 6 bulan peran ASI mulai berkurang dengan adanya makanan tambahan semipadat. Kedua, setelah usia 6 bulan, bayi mulai mengenal lingkungan luar selain keluarganya.

Bahkan pada kenyataannya, sebelum usia 6 bulan banyak bayi yang sudah terserang batuk pilek. Penyebabnya, apalagi kalau bukan karena ia tak mendapat ASI eksklusif dengan berbagai alasan. "Akhirnya jumlah antibodi dalam tubuh bayi berkurang dan bayi jadi gampang sakit," ujar staf pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta ini.

PENYAKIT RINGAN

Namun sekali lagi, penyakit yang menjangkiti bayi biasanya merupakan penyakit ringan dan penyebabnya adalah virus. "Karena penyebabnya virus, mestinya batuk-pileknya tidak buru-buru diberi antibiotik. Antibiotik tidak dapat membunuh virus," tukasnya.

Tak perlu juga buru-buru memberinya obat karena obat yang dibilang ringan pun selalu memiliki efek samping. "Jangan lupa, organ tubuh bayi belum matang. Oleh sebab itu, bila penyakitnya tidak berbahaya tak perlu diberi obat," saran Waldi.

Sebagai langkah awal, cari penyebab batuk si kecil. Pemicu batuk yang paling sering adalah polutan seperti asap atau debu. Walau polutannya hanya sedikit tetap saja bisa menyebabkan bayi batuk. Oleh sebab itu, hindari merokok di dekat bayi atau di dalam rumah.

Air conditioner (AC) atau penyejuk ruangan bisa juga merupakan biang keladi batuk pilek pada bayi, karena ia sebenarnya "didesain" untuk tidak berada dalam ruangan ber-AC. Jadi, bayi sebenarnya lebih senang berada di udara hangat ketimbang dingin. "Yang senang udara dingin, kan, orang tuanya, maka dipasanglah AC," kata Waldi.

Menurutnya, ruangan ber-AC yang biasanya tertutup sangat memungkinkan virus yang ada di dalamnya tidak bisa dienyahkan. Walaupun katanya ada AC yang sanggup memfiltrasi kuman, tidak dijamin kuman yang menempel di pegangan pintu atau tepi tempat tidur bisa terhapus. Kalau seseorang di dalam ruangan itu sakit, ia akan dengan mudah menulari orang lain yang masuk ke kamar tersebut. "Namun bukan berarti bayi tidak boleh berada di ruangan ber-AC, hanya saja setiap hari jendela dan pintu ruang itu harus dibuka lebar-lebar sebagai jalan pergantian udara, dan tidak lupa membersihkan semua perabot di kamar itu secara teratur."

BERI BANYAK MINUM

Nah, bagaimana dengan penanganan batuk-pilek si kecil? Untuk memperlancar hidung bayi yang tersumbat tetesi dengan larutan NaCl fisiologis yang bebas dibeli di mana saja dengan harga relatif sangat terjangkau. Larutan tersebut berfungsi mencairkan lendir dan biasanya dijual dengan kemasan 25 ml dan bertuliskan Sodium Chloride 0,9 %. "NaCl fisiologis bukan obat tapi larutan yang sama dengan cairan tubuh, sehingga dapat diteteskan pada hidung bayi sesering mungkin tanpa menimbulkan efek samping."

Batuk berdahak bisa diatasi dengan memberi bayi minum lebih banyak daripada biasanya. Tujuannya agar dahak menjadi encer dan mudah keluar. "Balsam boleh-boleh saja dibalurkan karena uap yang terhirup dapat memberi wangi yang enak pada bayi. Tapi waspadai zat-zat yang terkandung di dalamnya karena bisa menimbulkan reaksi pada kulit bayi. Sebagai percobaan, oleskan balsam sedikit. Bila tidak ada reaksi seperti merah-merah pada tubuh bayi bisa dioleskan pada dada dan punggungnya."

Suara grok-grok yang biasanya terdengar saat bayi tidur tak perlu dikhawatirkan. Suara tersebut muncul karena ada lendir yang terkumpul di jalan napas bagian atasnya. Selama bayi dapat tidur nyenyak, asupan makan dan minumnya tak terganggu, serta tumbuh kembangnya setiap bulan tampak baik berarti ia hanya terjangkit penyakit ringan. Dahak pada manusia, kata Waldi, sebenarnya tidak perlu selalu dikeluarkan lewat mulut karena akan dikeluarkan secara alamiah oleh saluran napas. Contohnya, karena bayi belum memiliki kemampuan untuk meludah, dahak yang sudah keluar di rongga belakang mulut (farings) akan tertelan dengan sendirinya masuk ke dalam saluran cerna.

GEJALA RAWAN

Sebagai informasi, penyakit saluran napas seperti batuk pilek biasanya berlangsung selama 3 hingga 10 hari. Bila dalam batas waktu tersebut bayi masih terserang batuk pilek tanpa penyebab yang jelas tentu perlu segera diperiksakan ke dokter. "Kadang-kadang orang tua terlalu khawatir. Saat mendengar bayinya batuk langsung panik. Padahal bayi batuk sekali dua kali, kan boleh-boleh saja karena mungkin tenggorokannya kemasukan sesuatu."

Lain bila batuk pilek yang dialami sampai menyebabkan si kecil rewel, tidak bisa tidur, dan tidak bisa minum atau makan. "Nah, ini jelas serius sehingga harus dibawa ke rumah sakit, " ujar Waldi. Gejala penyakit lain yang mengharuskan bayi ditangani serius adalah (1) tidak mau makan-minum (2) napas cepat, dan (3) muntah-muntah. Kalau sampai bayi tidak mau makan dan minum, hal ini menunjukkan penyakit yang serius.

Tak mau makan dan minum bisa dikarenakan napas bayi yang sudah memburu. Patokan frekuensi napas yang sudah masuk kategori berbahaya adalah lebih atau sama dengan 50 kali permenit untuk bayi higga usia 1 tahun. Untuk itulah orang tua mesti menghitung jumlah napas bayi saat ia terlihat tersengal-sengal. "Agar hitungannya tidak salah, lakukan saat bayi dalam keadaan tenang sambil dipangku, misalnya. Bila jumlahnya sampai 50 kali setiap menit atau lebih, segera larikan bayi ke rumah sakit. "

Muntah-muntah juga merupakan gejala yang perlu dicermati. Walau agak sulit menentukan frekuensi yang sudah dianggap rawan, sebagai patokan bila muntah itu terjadi setiap kali bayi diberi asupan minuman dan makanan, berarti kondisinya cukup serius. Kalau bayi sudah muntah-muntah sekitar 3-4 kali dalam sehari, lebih baik bawa dia ke dokter. Yang dikhawatirkan, akibat muntah-muntah yang dialami, bayi tidak mendapat asupan gizi yang cukup. Muntah sendiri bisa menunjukan gejala penyakit pada saluran napas, saluran cerna, penyakit saraf pusat dan lainnya. Nah, kalau ini yang terjadi, bawalah segera bayi Anda ke dokter yang berkompeten.

IMUNISASI TETAP BERLAKU

Yang perlu diketahui, anggapan bahwa bayi sakit tak boleh diimunisasi sebenarnya kurang tepat. Jika bayi terjangkit penyakit ringan seperti batuk pilek, maka secara teori jadwal imunisasinya tak perlu terganggu. Saran Waldi, kalau sudah tiba jadwal imunisasi, walau sedang flu, sebaiknya bayi tetap dibawa ke dokter. "Biar dokter yang memutuskan melalui pemeriksaan. Bila kondisi bayi baik, dokter akan tetap memberi imunisasi. Sebaliknya bila sakitnya ternyata agak berat, imunisasi akan ditunda."

Lain halnya dengan bidan yang umumnya akan menunda imunisasi bila orang tua melaporkan kondisi si kecil sedang tak sehat. "Ini wajar karena bidan tidak bisa menentukan ringan tidaknya penyakit yang diderita bayi."


Baca Selengkapnya......

Rabu, 03 Juni 2009

Khasiat Cacing Tanah Sebagai Jamu

Khasiat Cacing Tanah Sebagai JamuSebagian orang merasa jijik pada cacing tanah. Jangan salah, ternyata dibalik tubuhnya yang licin itu, cacing tanah menyimpan banyak khasiat. Kenyataannya, banyak orang yang mengonsumsinya untuk menyembuhkan beberapa penyakit, tanpa efek, sehingga aman dikonsumsi.
Menurut pengalaman orang-orang yang pernah mengalami demam atau suhu badan yang tinggi, dengan mengonsumsi ramuan ekstra cacing tanah gangguan mereka pun membaik.

TINGGI PROTEIN
Menurut penelitian yang pernah dilakukan bahwa cacing tanah adalah sumber protein sangat tinggi. Cacing tanah juga mengandung beberapa asam amino dengan kadar yang tinggi. Salah satunya, cacing Lumbricus Rubellus mengandung kadar protein sangat tinggi sekitar 76%. Kadar ini lebih tinggi dibandingkan daging mamalia (65%) atau ikan (50%).
Beberapa penelitian telah membuktikan adanya daya antibakteri dari protein hasil ekstrasi cacing tanah yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri gram negatif Escherichia coli, Shigella dysenterica, Staphylococcus aureus dan Salmonella thypi.

MANFAAT CACING
Khasiat cacing tanah berdampak pada organ-organ penting tubuh. Beberapa khasiat dari cacing tanah adalah:
Sembuhkan Typus
Menurunkan kadar kolesterol
Meningkatkan daya tahan tubuh
Menurunkan tekanan darah tinggi
Meningkatkan nafsu makan
Mengobati infeksi saluran pencernaan seperti typus, disentri, diare, serta gangguan perut lainnya seperti maag
Mengobati penyakit infeksi saluran pernapasan seperti: batuk, asma, influenza, bronchitis dan TBC
Mengurangi pegal-pegal akibat keletihan maupun akibat reumatik
Menurunkan kadar gula darah penderita diabetes
Mengobati wasir, exim, alergi, luka dan sakit gigi. (diolah dari beberapa sumber).



Baca Selengkapnya......

Sabtu, 16 Mei 2009

Mahkota Dewa Obat Alami.

Mahkota Dewa Obat Alami.Mahkota dewa merupakan tanaman perdu yang batang, daun, dan buahnya sangat ampuh untuk menaklukkan berbagai penyakit karena mengandung antioksidan yang tinggi, namun bijinya sangat beracun

Tanaman ini merupakan tanaman obat yang sedang popular karena daun dan buahnya dianggap mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit. Misalnya penyakit tekanan darah tinggi, diabetes, lever, kanker, sakit jantung, kencing manis, asam urat, reumatik, sakit ginjal, alergi, berbagai macam penyakit kulit, mengatasi ketergantungan obat, insomnia, paru-paru, sirosis hati, meningkatkan stamina dan ketahanan terhadap influenza.

Dalam daun dan kulit buah makuto dewo terkandung senyawa saponin dan flavonoid, yang masing-masing memiliki efek antialergi dan antihistamin.

Untuk mengolahnya jadi obat pun sangat gampang. Cuma dengan menyeduh “teh racik” terbuat dari kulit dan daging buah, cangkang buah, atau daunnya, bahan obat alami ini pun siap dipakai. Kalau enggak menghendaki rasa pahitnya, kita bisa sedikit bersusah payah mengolahnya menjadi ramuan instan. Rasanya ditanggung lebih sedap tanpa mengurangi khasiat.

Sampai saat ini, setidaknya baru dr. Regina Sumastuti dari Jurusan Farmakologi, Universitas Gadjah Mada yang telah menelitinya. Itu pun masih terbatas pada pengujian terhadap efek antihistamin atau antialergi.

Selama ini daun dan buah mahkota dewa dimanfaatkan masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa, sebagai obat penyakit kulit, gatal-gatal, dan eksim. Penyakit tersebut ditandai dengan gejala gatal-gatal, pertanda adanya alergi terhadap agen tertentu yang mendorong sel-sel tubuh mengeluarkan histamin.

Soal kemampuan melawan penyakit kulit ini Sumastuti sudah membuktikannya. Dari penelitian secara in vitro menggunakan usus halus marmot, diketahui, memang benar daun dan buah mahkota dewa mempunyai efek antihistamin. Artinya, tanaman tersebut secara ilmiah bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya sebagai obat gatal-gatal akibat gigitan serangga atau ulat bulu, eksim, dan penyakit lain akibat alergi.

Bagaimana ara pemanfaatannya ?.

Buah mahkota dewa merupakan bagian yang paling banyak digunakan sebagai obat alami, di samping daun dan batang. Dari ketiga bagiannya, yakni kulit dan daging buah, cangkang (batok biji), serta biji, yang dimanfaatkan umumnya kulit dan daging buah serta cangkangnya.

Dalam keadaan segar, kulit dan daging buah muda mahkota dewa terasa sepet-sepet pahit. Sedangkan yang sudah tua sepet-sepet agak manis. Jika dimakan segar akan menimbulkan bengkak di mulut, sariawan, mabuk, bahkan keracunan. Apa penyebabnya, belum diketahui dengan pasti. Karenanya, tidak dianjurkan untuk mengkonsumsinya dalam keadaan segar.

Cangkangnya memiliki rasa sepet-sepet pahit, lebih pahit dari kulit dan daging buah. Bagian ini juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi langsung karena dapat mengakibatkan mabuk, pusing, bahkan pingsan. Namun, setelah diolah, bagian ini lebih mujarab ketimbang kulit dan daging buah. Bagian ini dapat mengobati penyakit berat macam kanker payudara, kanker rahim, sakit paru-paru, dan sirosis hati.

Ada alasan mengapa biji mahkota dewa tidak dikonsumsi. “Bijinya sangat beracun. Kalau mengunyahnya, kita bisa muntah-muntah dan lidah mati rasa,”. Karenanya, bagian ini cuma digunakan sebagai obat luar untuk penyakit kulit.

Sudah tentu untuk menjadikan daging buah atau cangkangnya sebagai obat, perlu pengolahan terlebih dulu. Bisa dijadikan buah kering, teh racik, atau ramuan instan. Namun, yang sering dilakukan adalah dengan menjadikannya teh racik dan ramuan instan.

Bagian lain yang bisa dijadikan obat adalah batang dan daun. Batang mahkota dewa secara empiris bisa mengobati kanker tulang. Sedangkan daunnya bisa menyembuhkan lemah syahwat, disentri, alergi, dan tumor. Cara memanfaatkan daun adalah dengan merebus dan meminum airnya.

Jangan kaget. Begitu minum ramuan mahkota dewa, kita segera merasakan serangan kantuk. Efek ini normal. Efek lainnya adalah mabuk. Untuk menghilangkan efek ini dianjurkan untuk minum air lebih banyak. Untuk konsumsi selanjutnya, takaran mahkota dewa perlu dikurangi. Jika masih tetap mabuk, sebaiknya untuk sementara hentikan dulu. Dalam proses menyembuhkan penyakit dalam atau penyakit serius macam kanker rahim, setelah pasien mengonsumsi seduhan mahkota dewa badannya bisa merasakan panas-dingin, bahkan kadang kala mengeluarkan gumpalan darah berbau busuk. “Ini merupakan proses pembersihan penyakit,”

Penggunaannya bisa dalam bentuk ramuan tunggal bisa pula ramuan campuran. “Pencampuran dengan tumbuhan obat lain dimaksudkan untuk memperkuat khasiatnya dan menetralisir racun. Juga untuk mengurangi rasa tidak enaknya,” Upaya penyembuhan menggunakan ramuan mahkota dewa, tidak bisa cepat membuahkan hasil. Pengobatannya perlu dilakukan beberapa kali. Bahkan untuk penyakit berat yang kronis perlu waktu lama. Yang perlu diperhatikan adalah takaran penggunaannya mesti tidak melebihi yang dianjurkan. Kalau takarannya berlebih, pengaruh yang tidak diinginkan bisa muncul.

Mesti diingat, wanita hamil muda dilarang mengonsumsi mahkota dewa. juga telah membuktikan mahkota dewa mampu berperan seperti oxytosin atau sintosinon yang dapat memacu kerja otot rahim sehingga memperlancar proses persalinan. Ini bisa membahayakan kehamilan yang masih muda.

Resep untuk Menjinakkan Kanker

Pada orang dewasa, untuk mengobati kanker (payudara atau rahim) yang tidak terlalu parah atau sekadar upaya pencegahan, cukup gunakan satu sendok makan ramuan instan yang diseduh dengan segelas air minum. Minum sehari dua kali, pagi dan sore hari.

Bila penyakitnya serius, perlu ramuan campuran teh racik mahkota dewa dan kunyit putih instan. Caranya, kita rebus satu sendok teh teh racik mahkota dewa dalam tiga gelas air hingga airnya tinggal setengahnya. Lalu, tambahkan satu sendok teh kunyit putih instan. Ramuan ini diminum tiga kali sehari.

Untuk penyakit yang sangat serius dosis ini dibuat dua kali lipat atau sampai satu sendok makan teh racik mahkota dewa. Pengobatan ini memerlukan waktu 3 – 6 bulan. Setelah pasien merasa sembuh ramuan tetap dikonsumsi dengan takaran dikurangi.

Mengendalikan diabetes

Untuk mencegah atau mengobati penyakit diabetes yang tidak terlalu serius diperlukan 3 – 5 potong teh racik mahkota dewa yang direbus dalam tiga gelas air bersama tiga lembar daun salam. Perebusan dilakukan hingga air tinggal setengahnya. Ramuan ini diminum tiga hari sampai seminggu sekali. Sedangkan untuk mengobati diabetes parah kita merebus dengan cara yang sama: sesendok teh racik mahkota dewa dan tiga lembar daun salam. Ramuan diminum tiga kali sehari.

Siapa saja yang sudah berhasil sembuh berkat mahkota dewa ?

Dalam buku Mahkota Dewa Obat Pusaka Para Dewa karya Ning Harmanto, ketua Kerukunan Wanita Tani Bunga Lily, yang menekuni pengobatan dengan mahkota dewa, ada 26 orang yang mengakui keampuhannya atau ditulis berhasil sembuh dari sakitnya berkat mahkota dewa.

Di antara mereka adalah Tuti Ariestyani Winata, yang setelah menjalani operasi pengangkatan kista di rahim, mengalami kemunduran kondisi tubuh. Badannya kurus, perutnya membuncit seperti sedang hamil tua, jari-jari kakinya menggemuk, tekanan darahnya naik-turun, dan Hb-nya sangat rendah.

Beberapa dokter yang dikunjunginya memberikan diagnosis berbeda. Ada yang mendiagnosisnya menderita kanker hati, sirosis hati, dan ada pula yang menyatakan dia menderita hepatitis kronis. Tak kunjung memperoleh kepastian penyakit yang dideritanya, atas saran Ning, Tuti akhirnya mengonsumsi air rebusan daging buah mahkota dewa. Setelah enam bulan, Tuti merasa sembuh dan kondisi tubuhnya membaik kembali.

Selain Tuti, Diana yang berdomisili di Bekasi menyatakan berhasil sembuh dari penyakit kanker di payudara kanannya setelah menjalani operasi dua kali lagi untuk membersihkan kanker di payudara kirinya.

Anna Winata di Bogor dan Retno di Bekasi juga merasakan sehat kembali dari sakit kanker rahim berkat mahkota dewa. Ny. Parlan di Balikpapan pun berhasil menormalkan kadar gula darahnya berkat tumbuhan obat ini.

Ully Sigar Rusadi. Penyanyi yang juga kakak kandung pemain sinetron dan penyanyi kenamaan, Paramitha Rusadi, baru-baru ini datang ke Lombok untuk melakukan promosi gerakan cinta lingkungan yang di dalamnya mengajak warga masyarakat untuk mau menanam pohon. Untuk misi ini, Ully ternyata sudah membawa 150 pohon mahkota dewa untuk ditanam di Taman Udayana Mataram.

Dengan mengkonsumsi tanaman obat mahkota dewa, ia mengaku staminanya selalu terjaga. “Mahkota dewa selain baik untuk obat penurun kolesterol juga berfungsi sebagai obat kuat,” jelasnya.

Rahardja Pandutama Jl. Kartanegara I / 48 Jember, beliau adalah seorang karyawan yang sudah berusia lanjut, umur saya 77 tahun. Saya memiliki 2 macam keluhan, yuitu sakit pada pinggang yang sudah kurang lebih 10 tahun dan kram pada betis kaki yang kambuh pada malam hari sekitar jam 1-2 tengah malam, kadang kaki kiri dan kadang yang kanan, kira-kira sudah sejak 2 tahun.

Beliau sudah berobat ke beberapa dokter tetapi hasilnya belum memuaskan. Setelah mencoba minum ‘MAHKOTA DEWA NUSANTARA’ habis 2 botol ternyata kram-kram pada betisnya hilang sama sekali dan tidak kambuh lagi.

Sakit pada pinggang memang belum sembuh total, tetapi sudah banyak berkurang daripada sebelum minum.

Mi’rati/B. Sunarni, Perum Bumi Mangli Permai BB 11, Jember, Telp. (0331) 484470. Sebelum minum “MAHKOTA DEWA NUSANTARA” tekanan darah tingginya sering kambuh dan kulit tubuh terutama dibagian kepala sering bersisik dan bahkan sampai mengelupas (sudah terjadi selama ± 10 tahun). Namun setelah minum “MAHKOTA DEWA NUSANTARA” semuanya menjadi normal kembali.

Florentina S, Orang Tua Yoga, Tel. (0311) 540143, anaknya bernama Pascalis Yoga PP (umur 10 tahun) sejak umur 7 tahun sakit gatal-gatal/exim basah. Menjalani pengobatan ke dokter spesialis kulit, diberi salep dan obat minum. Setelah minum obat dan diberi salep, eximnya kering. Namun tidak lama kemudian jika makan ikan, daging ayam potong, chiki dan sebangsanya, exim tersebut kambuh lagi. Begitu seterusnya. Setelah dicoba diberikan ‘MAHKOTA DEWA NUSANTARA’ dan dalam jangka waktu 1 minggu kulit kering, dan jika makan daging ayam atau chiki, langsung diberi minum ‘MAHKOTA DEWA NUSANTARA’ dan tidak gatal dan berair lagi.

Masih banyak lagi contoh keberhasilan yang lain. Sayangnya, yang tidak berhasil tidak pernah terungkap, sehingga tidak bisa diketahui penyakit apa yang tidak mampu dilawan tanaman berbuah merah menyala ini.

Dari mana mahkota dewa ?

Mahkota dewa dikenal juga sebagai beluntas cina atau daun dewa di Sumatera, atau tegel kio di jawa., Khasiat tanaman dan pengobatannya sudah dikenal puluhan tahun

lalu khususnya di negara China, yang penduduk sana menyebutnya dengan nama shian tao. Dalam bentuk ramuan obat gajin, daun mahkota dewa berkhasiat sebagai obat anti radang, penurun panas, penghilang rasa sakit, pembersih darah dan mampu menghambat pembekuan darah.

Selain di China, di Indonesia pada awalnya tanaman ini terdapat di Papua. Tetapi masyarakat lokal tidak menganggapnya sebagai tanaman berkhasiat karena ditakuti mengandung racun sehingga tanaman ini banyak dibiarkan berkembang sebagai tanaman liar setara dengan gulma lainnya.

Itulah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa). Tanaman yang kabarnya berasal dari daratan Papua ini di Jawa Tengah dan Yogyakarta dijuluki makuto dewo, makuto rojo, atau makuto ratu. Orang Banten menyebutnya raja obat, karena khasiatnya bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Sementara, orang-orang dari etnik Cina menamainya pau yang artinya obat pusaka.

Untuk memenuhi keburuhan masyarakat akan mahkota dewa yang biasanya ingin serba praktis, maka Ning Haryanto (47) merintis perusahaan PT MAHKOTA DEWA INDONESIA, Kantornya di bilangan Jalan Gaharu, Rawa Badak, Jakarta Utara.

Perusahaan ini berdiri tanggal 1 Januari 2003, atau empat tahun setelah tanaman mahkota dewanya berproduksi, bahkan Klinik Tradisional Mahkota Dewa sudah berdiri bulan November 2002.

Apa yang terkandung dalam mahkota dewa ?

Dari penelitian diperoleh data bahwa daun dan kulit mahkota dewa mengandung alkaloid, saponin, flanoida, minyak atsiri, dan tanin. DR Regina Sumastuti, farmakolog dari Fakultas Kedokteran UGM menemukan kandungan zat kimia antara lain zat antihistamin yang mampu mencegah alergi. Di samping tanaman ini bersifat sebagai axytosin dan sintosinon yang merangsang kerja otot rahim yang memudahkan proses melahirkan selama persalinan.

Buah Mahkota Dewa mengandung zat-zat aktif seperti :

• Alkaloid berfungsi sebagai detoksifikasi yang dapat menetralisir racun-racun di dalam tubuh.

• Saponin

o menjadi sumber anti-bakteri dan anti-virus

o meningkatkan sistem kekebalan tubuh

o meningkatkan vitalitas

o mengurangi kadar gula dalam darah

o mengurangi penggumpalan darah

• Flavanoid

o melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh dan mencegah terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah

o mengurangi kandungan kolesterol serta mengurangi penumbunan lemak pada dinding pembuluh darah

o mengurangi kadar resiko penyakit jantung koroner

o mengandung anti-inflamasi (anti-radang)

o berfungsi sebagai anti-oksidan

o membantu mengurangi rasa sakit jika terjadi pendarahan atau pembengkakan

• Polifenol berfungsi sebagai anti-histamin (anti-alergi)

Bagaimana menanam mahkota dewa ?

Pohon Mahkota Dewa dibudidayakan sebagai tanaman hias / tanaman peneduh. Pohonnya kecil dengan tinggi mencapai 1,5 – 3 meter, merupakan tanaman perdu, mempunyai buah yang menarik karena warnanya merah menyala, menempel dari batang utama hingga ke ranting-rantingnya.

Tak sedikit yang mencoba menanamnya di pekarangan rumah. Bahkan, ada yang memanfaatkan peluang usaha untuk membudidayakan dan mengolahnya menjadi produk ramuan obat tradisional atau jamu dengan berbagai bentuk.

Masa produksi 10 – 20 tahun. Buah mahkota dewa berbentuk bulat, dengan ukuran bervariasi mulai sebesar bola pingpong sampai buah apel. Bagian tanaman yang biasa digunakan sebagai bahan obat adalah daun dan buahnya. Tanaman mahkota dewa biasa tumbuh di ketinggian 10 – 1.200 m dpl (di atas permukaan laut) dengan lokasi optimal 10 – 1.000 m dpl.

Perbanyakan tanaman menggunakan biji dari buah yang sudah matang. Cara penyemaian biji bisa dilakukan menggunakan media tanam berupa sekam bakar yang dicampur dengan pupuk kandang (kompos). Selama proses pesemaian dilakukan penyiraman secara rutin pada pagi dan sore hari.

Sekitar 10 – 14 hari setelah penyemaian, mulai terlihat pertumbuhan daun. Bibit dipindahkan ke media penanaman pada umur 2 bulan atau dimana tanaman telah mencapai ketinggian 10 – 15 cm.

Media penanaman bisa menggunakan pot atau ditanam di tanah pekarangan. Pot berukuran diameter 30 cm dan tinggi 40 cm, bisa terbuat dari tanah, plastik, kayu atau kaleng. Media tanam dalam pot sebaiknya campuran tanah, kompos, pasir/sekam dengan perbandingan 1 : 1 : 1.

Tanaman ini membutuhkan banyak air selama hidupnya.

Tanaman berbunga pertama kali yang menjadi buah pada umur 10-12 bulan. Buah akan matang dan siap dipanen dalam waktu 2 bulan. Buah yang matang akan berwarna merah.

Meski penanamannya bisa di dalam pot atau langsung di tanah, pertumbuhannya akan lebih baik bila ditanam di tanah. Yang berasal dari cangkokan, mestinya berbuah lebih cepat.

Kecuali dengan cangkokan atau melalui biji, mahkota dewa juga dapat diperbanyak dengan teknik okulasi.

Baca Selengkapnya......

Pertolongan Pertama Pada Stoke

Pertolongan Pertama Pada StokeStroke, kata Dr. Rachmat, dokter Traditional Chinese Medicine (TCM) dari Klinik Stroke Velda, Warakas, Jakarta Utara, terjadi akibat gangguan aliran darah ke otak. Gangguan ini disebabkan adanya sobekan atau sumbatan pada pembuluh darah arteri yang menuju ke otak.

Penyebab sumbatan meliputi emboli (bekuan darah menyumbat arteri), trombosis (bekuan darah di dalam arteri otak yang telah dipersempit oleh tumpukan lemak), tumor otak, dan spasme arteri. “Pecahnya arteri seringkali disebabkan hipertensi, kelemahan kongenital dinding arteri, atau adanya cedera kepala,” imbuh Dr. Rachmat.

Stroke dapat diklasifikasi atas tiga jenis. Pertama, serangan iskemik sementara (biasanya pulih kembali kurang dari 24 jam). Kedua, stroke ringan (penderita pulih dalam waktu 2 minggu). Ketiga, stroke berat (pemulihan sepenuhnya atau sebagian dalam beberapa bulan atau tahun).

Dilihat dari gejalanya, stroke sementara memiliki gejala tiba-tiba sakit kepala, bingung, pandangan mata kabur atau kehilangan ketajaman penglihatan, keseimbangan melemah, dan rasa kesemutan pada satu sisi tubuh. Gejala stroke ringan adalah beberapa atau semua gejala stroke sementara ditambah kelemahan atau kelumpuhan kaki, bicara tidak jelas.

Gejala stroke berat adalah semua gejala stroke sementara dan ringan ditambah koma jangka pendek, kelemahan atau kelumpuhan satu sisi tubuh, sukar menelan, kehilangan kontrol terhadap pengeluaran air seni dan kotoran, kehilangan daya ingat, dan perubahan perilaku.

Beri Angkung atau Tusukan

Serangan stroke dapat terjadi berkali-kali dengan gejala sisa yang semakin parah. Agar tak terjadi serangan berikutnya, harus dilakukan beberapa kegiatan.

Pertama, periksa tekanan darah secara teratur, sebaiknya sebulan sekali. Periksa kadar lipid (kolesterol dan trigliserida) dan gula darah ke laboratorium klinik.

Kedua, mulailah bergaya hidup sehat. Hiduplah teratur, cukup tidur, hindari rokok dan alkohol, lebih banyak makan sayur dan buah, dan rajin olahraga ringan, misalnya jalan kaki atau joging setiap hari.

Menurut Dr. Rachmat, pengobatan tradisional Cina menyarankan untuk memberikan obat angkung agar kerusakan otak akibat stroke tidak berlanjut. Sayangnya, rumah tangga di Indonesia jarang menyediakan angkung. Selain itu, agak sulit membedakan mana angkung asli dan palsu.

Untuk mengatasi dan mencegah gangguan berlanjut, ada cara yang mudah dan murah, yaitu mengeluarkan darah pada setiap ujung jari tangan, kaki, dan daun telinga. “Cara ini tidak menimbulkan efek samping, malah dapat menyelamatkan nyawa si penderita,” ungkap lulusan Universitas Shanghai, Cina ini.

Diakui Dr. Rachmat, belum ada penelitian lebih lanjut tentang cara kerja pertolongan pertama ini bagi penderita serangan stroke. Namun, yang bisa dijelaskan ialah bahwa perdarahan dan penyumbatan di otak akan mengakibatkan kram atau kejang. Akibatnya suplai darah dan oksigen ke otak menjadi terhambat.

Hal ini pulalah yang mengakibatkan penderita pingsan alias tak sadarkan diri. “Nah, dalam kondisi tak sadarkan diri itu, saya merangsang saraf di tangan, kaki, dan teli­nga. Menurut pengobatan tradisional Cina, 50 persen simpul-simpul saraf di tangan dan kaki berhubungan dengan otak. Dengan merangsang saraf di tangan dan kaki, harapannya akan merangsang kerja otak. Yang tadinya kaku, kejang, atau kram akan menjadi lemas. Pembuluh darah yang tadinya tersumbat akan menjadi lancar. Beberapa tetes darah yang keluar pun akan merangsang terjadinya sirkulasi darah baru,” paparnya.

Menurut Dr. Rachmat, bila pertolongan pertama terlambat diberikan, pembuluh darah pada otak tidak akan kuat menahan aliran darah yang mengalir deras saat serangan terjadi. Hal ini yang bisa mengakibatkan pecahnya pembuluh darah sedikit demi sedikit.

Sikap Tenang

Nah, bila ada orang di sekeliling Anda mengalami serangan stroke, jangan panik, bersikaplah tenang. Usahakan penderita tetap berada di tempat semula dan jangan dipindahkan dahulu.

Kenapa? Karena proses memindahkan akan mempercepat pecahnya pembuluh darah di otak. Yang dapat Anda lakukan adalah membantu duduk atau membaring­kannya. Saat itulah pertolongan pertama dengan mengeluarkan darah penderita dapat dilakukan.

Tusuk Jari Tangan, Kaki dan Daun Telinga

Berikut beberapa cara pertolongan pertama pada penderita stroke yang diajarkan Dr. Rachmat:

1. Tusuk Jari Tangan dan Kaki

· Baringkan atau dudukkan penderita di tempat yang aman, usahakan jangan sampai banyak bergerak. Sebab, semakin banyak bergerak akan menyebabkan darah makin cepat terpompa ke otak. Bila hal ini terjadi, akan menyebabkan pecahnya pembuluh darah di otak.

· Cuci tangan Anda hingga bersih, lalu ambil jarum suntik atau lanset. Bila tak ada jarum suntik, gunakan jarum jahit, jarum pentul, atau peniti.

· Sterilkan jarum-jarum itu terlebih dahulu dengan membakar atau merendamnya dalam alkohol 100 persen.

· Selanjutnya lakukan penusukan pada 10 ujung jari tangan dan kaki. Titik penusukan kira-kira 1 cm dari ujung kuku.

· Setiap jari cukup ditusuk 1 kali saja. Harapannya setiap jari mengeluarkan tetes darah.

· Bila darah tak juga keluar, dapat dibantu dengan memencet ujung jari yang telah ditusuk.

· Bila cepat mendapat pertolongan pertama, umumnya pasien segera mengaduh ketika ujung jari sudah ditusuk dengan jarum. Bila tak ada respon itu, biasanya kurang lebih 10 menit kemudian si penderita akan sadarkan diri dari pingsannya.

2. Tusuk Daun Telinga Bila Mulut Mencong

o Bila mulut si penderita tampak mencong atau tidak normal, dan bicara pelo, Anda dapat melakukan penusukan tambahan di ujung kedua daun telinganya.

o Sebelum dilakukan penusukan, tarik daun telinga hingga berwarna kemerahan.

o Setelah itu lakukan dua kali penusukan di ujung kedua daun telinga, supaya darah keluar sebanyak dua tetes untuk setiap daun telinga.

o Lakukan langkah yang sama untuk penusukan pada ujung jari dan kaki.

o Biasanya 10 menit kemudian mulut yang tadinya mencong akan kembali seperti sedia kala.

Baca Selengkapnya......

Mahkota Dewa Untuk Mengobati Stroke

Mahkota Dewa Untuk Mengobati StrokeDari yang metot, lumpuh parah dan matanya tertarik akibat stroke, bisa disembuhkan dengan angkung. Makanya tak perlu menyangsikan keampuhan angkung untuk mengobati beberapa penyakit. "Beberapa dokter telah bekerjasama dengan saya. Setelah dikasih suntikan obat atau dengan akupuntur tak sadarkan diri juga, biasanya dokter menyarankan keluarganya yang mampu untuk membeli angkung yang akan ditambahkan pada infusnya. Kenyataannya pasien bisa langsung sadar lagi," cetus Sinshe Joe.

Mengingat harganya yang mahal, beberapa Sinshe dan dokter menganjurkan obat pengganti angkung yang tak kalah khasiatnya untuk penyakit stroke. Misalnya dengan ramuan akar daun dewa yang harganya relatif lebih murah dan mudah didapat.

Beberapa literatur telah menyebutkan, akar daun dewa bisa menghilangkan pembekuan darah di pembuluh darah sehingga memungkinkan mengobati stroke dan jantung koroner. Selain menjual ramuan akar daun dewa dengan harga Rp. 50.000 - Rp 100.000 untuk dikonsumsi selama 10 hari yang terdiri dari 120 butir kapsul, Sinshe Joe juga memberi resep untuk mengolah daun dewa sendiri sebagai berikut:

Uraian Tanaman :
Tumbuhan semak ini tumbuh di ketinggian 0-1000 mdpl, dan bisa tumbuh di dataran rendah. Tumbuhnya tinggi tegak hingga 50 cm dan batangnya berwarna hijau. Panjang daun 8-20 cm dan lebar 5-10 cm, bunga terletak di ujung batang, warna kuning berbentuk bongol. Membudidayakan dengan stek sepanjang 5-10 cm.

Klasifikasi :
Daun dewa disebut Gymura Segetum (Lour) Merr atau Gynura Pseudochina (L) DC, termasuk ke dalam famili tumbuhan compositae atau asteraceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah bluntas cina, daun dewa atau samsit.

Sifat kimiawi :
Kaya dengan berbagai kandungan kimia, seperti saponin, minyak atsiri, flavonoid, tanin.

Efek farmakologis :
Tumbuhan ini bersifat anti coagulant (mencairkan bekuan darah), stimulasi sirkulasi, menghentikan perdarahan, menghilangkan panas, membersihkan racun.

Bagian yang digunakan :
Daun berguna untuk luka terpukul, melancar sirkulasi, menghentikan perdarahan, pembengkakan payudara, infeksi kerongkongan, tidak datang haid dan digigit binatang berbisa. Akarnya untuk menghilangkan bekuan darah (haematom) pembengkakan, tulang patah (fraktur), perdarahan.

Cara Meramu :
Karena kebanyakkan orang tidak menyukai rasa yang aneh, biasanya mereka lebih senang bila dalam bentuk kapsul. Apalagi bagi penderita stroke yang untuk menelan saja susah apalagi harus merasakan rasa yang aneh-aneh.

Untuk membuat dalam kemasan kapsul, 15-30 gram akar daun dewa ditumbuk halus. Ditaruh dalam sebuah cawan. Lalu ambil 1 sendok makan bubuk akar daun dewa. Setelah itu campur dengan tumbukkan 10 butir biji gingko yang telah dikeringkan. Siap dimasukkan ke dalam kapsul. Biasanya bisa menghasilkan 50 kapsul. Aturan minumnya adalah 2 kali 6 kapsul sehari yang diminum pagi dan malam. Kalau tidak mau berupa kapsul bisa mencampur 1 sendok teh bubuk akar daun dewa dengan 5 butir biji gingko di dalam segelas air, bisa juga ditambahkan dengan madu atau sirup supaya rasanya lebih manis.

Biasanya untuk kasus stroke bisa sembuh dalam waktu 1-2 bulan. Lalu untuk memulihkannya dibantu dengan alat Dermal Needles, supaya kepekaan syarafnya mulai tumbuh.

Baca Selengkapnya......

Angkung untuk Mengobati Stroke

Angkung untuk Mengobati Stroke
Mengatasi stroke dengan angkung kenapa tidak? Tapi karena harganya mahal, tak ada salahnya mencoba dengan ramuan akar daun dewa. Tumbuhan ini mudah didapat. Meramunya pun tidak terlalu sulit.

Stroke adalah terganggunya fungsi otak lantaran ada hambatan dalam aliran darah ke otak. Ia bisa menyerang siapa saja, dari bayi, anak-anak hingga dewasa. Menurut dr. Wendra Ali Sp.S, anggota Pusat kajian Otak Indonesia (PUSKOI) FKUI, sekitar 20 persen penderita stroke berusia antara 18 sampai 45 tahun. Sementara itu dr. Alfred Sutrisno Sp.BSA di sebuah simposium mengatakan bahwa stroke merupakan pembunuh manusia nomor tiga di dunia, setelah jantung dan kanker. Berdasarkan penelitian di Amerika ada 500.000 penderita stroke per tahunnya. Ada 144.000 penderitanya meninggal, dan 67 persennya mengalami kecacatan.

Lantas bagaimana mengatasinya? Diketahui ada beberapa cara mengobati stroke. Bila dengan tindakan medis, biasanya menggunakan obat R-TPA (Tissue Plasminogen Activator) dan heparin. Sementara itu, sebagian besar masyarakat Cina menyakini angkung bisa mengobati perdarahan otak dan penyumbatan pembuluh darah otak.

Obat Kaisar
Bila kita bicara mengenai kandungan angkung atau Angong Niuhuang Wan, hingga kini belum banyak orang tahu. Apalagi hasil uji klinisnya. Karena memang di negeri asalnya Cina, komposisi angkung sendiri tidak pernah disebutkan dengan jelas. "Biasanya bahasa komposisi yang digunakan adalah bahasa botani, yang kalau kita cari tidak akan pernah ada. Jadi hanya si pembuatnya saja yang mengetahui isi kandungannya. Lain dengan jamu-jamuan Indonesia yang begitu fair," sebut Sinshe Joe, pemilik Holistik Matol Optimal Health Care di bilangan Fatmawati, Jakarta Selatan. Pihak produsen di Indonesia sendiripun bila ditanya komposisi dalam tiap pil angkung tak ada yang bisa menjawabnya dengan pasti.

Karena hanya ada di Cina saja, harga angkung menjadi sangat mahal. Harga 1 kotak angkung yang berisi 1 pil bisa mencapai Rp. 250.000. Bahkan harga angkung mengikuti patokan rupiah terhadap dolar. Pernah seorang herbalis membeli untuk pasiennya dengan harga Rp. 375.000 per butir. Dari harganya yang mahal itu angkung dinyakini pula bisa mengobati radang selaput otak, radang paru, radang otak, disentri dengan kekurangan cairan tubuh, koma karena penyakit hati dan kejang pada anak-anak.

Sebenarnya angkung adalah obat bagi para kaisar dan orang-orang tertentu di daratan Cina sejak berabad-abad lalu. Makanya dulu rakyat biasa tak bisa memperolehnya. Selain mahal, obat itu tak bisa bermanfaat untuk sekali minum saja. Menurut pengalaman yang ada "Bagi orang dewasa yang terkena stroke parah bisa 1-20 kali sebutir sehari. Dan itu biasanya dikonsumsi hingga 6-8 hari. Tapi untuk kasus stroke ringan biasanya cukup 2 kali sebutir sehari," ujar Sinshe Joe lagi. Sinshe Joe menambahkan bahkan ada pasien yang sekarang telah berusia 99 tahun masih nampak segar dan semua giginya masih utuh berkat mengkonsumsi sebutir angkung tiap bulan.

Jangan Salah Yang Pilih
Karena mahalnya harga, serta sulitnya untuk membuat sendiri, kini ditemukan banyak angkung palsu. Makanya jangan sampai terkecoh hanya dengan melihat penampilan luar kotak pembungkus yang biasanya serupa. Untuk yang asli, setelah dibuka kotaknya akan berisi angkung yang dilapisi bungkus keemasan. Dan angkungnya sendiri mirip jenang Kudus yang lentur, bila dipatahkan akan sangat mudah sekali. Dan ketika diseduh dengan air panas akan cepat sekali larutnya bahkan tidak dalam hitungan 1 menit. Sementara untuk yang palsu ciri-ciri di atas sebaliknya. Yang asli masih disertai label dan hologram produsennya

Repotnya lagi bila mendapati angkung palsu setelah kita membuka kotak pembungkusnya, penjual tak mau terima kembali walau yang dibeli konsumen kedapatan palsu. Memang, biasanya angkung palsu masih mempunyai khasiat menyembuhkan. Hanya saja daya sembuhnya bisa 2 kali lipat lebih lama dari yang asli. Di Jakarta, obat angkung bisa diperoleh di toko-toko seperti di kawasan Glodok, Jakarta Kota

Baca Selengkapnya......

Kamis, 14 Mei 2009

Penyakit Stroke

strokStrok (bahasa Inggris: stroke) adalah suatu kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu. Dalam jaringan otak, kurangnya aliran darah menyebabkan serangkaian reaksi bio-kimia, yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel otak. Kematian jaringan otak dapat menyebabkan hilangnya fungsi yang dikendalikan oleh jaringan itu. Strok adalah penyebab kematian yang ketiga di Amerika Serikat dan banyak negara industri di Eropa (Jauch, 2005). Bila dapat diselamatkan, kadang-kadang si penderita mengalami kelumpuhan pada anggota badannya, hilangnya sebagian ingatan atau kemampuan bicaranya. Untuk menggarisbawahi betapa seriusnya strok ini, beberapa tahun belakangan ini telah semakin populer istilah serangan otak. Istilah ini berpadanan dengan istilah yang sudah dikenal luas, "serangan jantung". strok terjadi karena cabang pembuluh darah terhambat oleh emboli. Emboli bisa berupa kolesterol atau mungkin udara.

Strok dibagi menjadi dua jenis yaitu strok iskemik maupun strok hemorragik. Pada strok iskemik, aliran darah ke otak terhenti karena aterosklerosis (penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh darah) atau bekuan darah yang telah menyumbat suatu pembuluh darah ke otak. Hampir sebagian besar pasien atau sebesar 83% mengalami strok jenis ini.

Pada strok hemorragik, pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya. Hampir 70 persen kasus strok hemorrhagik terjadi pada penderita hipertensi.

Pada strok iskemik, penyumbatan bisa terjadi di sepanjang jalur pembuluh darah arteri yang menuju ke otak. Darah ke otak disuplai oleh dua arteria karotis interna dan dua arteri vertebralis. Arteri-arteri ini merupakan cabang dari lengkung aorta jantung.

Suatu ateroma (endapan lemak) bisa terbentuk di dalam pembuluh darah arteri karotis sehingga menyebabkan berkurangnya aliran darah. Keadaan ini sangat serius karena setiap pembuluh darah arteri karotis dalam keadaan normal memberikan darah ke sebagian besar otak. Endapan lemak juga bisa terlepas dari dinding arteri dan mengalir di dalam darah, kemudian menyumbat arteri yang lebih kecil.

Pembuluh darah arteri karotis dan arteri vertebralis beserta percabangannya bisa juga tersumbat karena adanya bekuan darah yang berasal dari tempat lain, misalnya dari jantung atau satu katupnya. Strok semacam ini disebut emboli serebral (emboli = sumbatan, serebral = pembuluh darah otak) yang paling sering terjadi pada penderita yang baru menjalani pembedahan jantung dan penderita kelainan katup jantung atau gangguan irama jantung (terutama fibrilasi atrium).

Emboli lemak jarang menyebabkan strok. Emboli lemak terbentuk jika lemak dari sumsum tulang yang pecah dilepaskan ke dalam aliran darah dan akhirnya bergabung di dalam sebuah arteri.

Strok juga bisa terjadi bila suatu peradangan atau infeksi menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang menuju ke otak. Obat-obatan (misalnya kokain dan amfetamin) juga bisa mempersempit pembuluh darah di otak dan menyebabkan strok.

Penurunan tekanan darah yang tiba-tiba bisa menyebabkan berkurangnya aliran darah ke otak, yang biasanya menyebabkan seseorang pingsan. Strok bisa terjadi jika tekanan darah rendahnya sangat berat dan menahun. Hal ini terjadi jika seseorang mengalami kehilangan darah yang banyak karena cedera atau pembedahan, serangan jantung atau irama jantung yang abnormal.

Baca Selengkapnya......
 
© free template by Blogspot tutorial