Tampilkan postingan dengan label Kelahiran Bayi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kelahiran Bayi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Juli 2009

Tetap Sehat Pasca Melahirkan

Pasca melahirkan, ibu biasanya disibukkan oleh aktivitas mengurus si kecil. Beberapa ibu juga cemas akan kondisi tubuhnya (yang bertambah berat) selama kehamilan. Nah... ada beberapa tips dari American College of Obstetricians and Gynecologist yang pantas dipraktekkah sebelum anda melakukan aktivitas olehraga kecil pasca melahirkan.

• Mulailah dengan gerakan-gerakan olahraga yang lambat, terutama bila anda tidak banyak berolahraga sewaktu hamil.
• Olahraga selalu dimulai dengan pemanasan (warm-up) terlebih dahulu dan diakhiri dengan pendinginan (cool-down).
• Pilih bra yang cukup mendukung untuk olahraga.
• Pilih berjalan-jalan dahulu sebagai permulaan program. Andapun bisa mengajak si kecil dengan stroller.
• Perlahan-lahan tingkatkan program olahraga anda dari hanya jalan-jalan ke olahraga yang lebih berat.
• Pertimbangkan bergabung dengan kelas olahraga khusus untuk ibu-ibu pasca melahirkan (biasanya diadakan di rumah sakit tertentu).
• Atau bergabung dengan pusat kebugaran (fitness center) terdekat, yang menyediakan program untuk ibu-ibu muda.

Meskipun begitu, ibu pasca melahirkan tetap disarankan tidak berolahraga terlalu banyak, terutama ibu yang ingin agar tubuhnya kembali ke keadaan semula. Ada beberapa tanda pada tubuh yang mengisyaratkan bahwa ibu terlalu banyak berolahraga menurut American Council on Excercise.

• Kesulitan mencapai tingkat olahraga normal seperti sebelumnya.
• Merasa tidak fokus
• Recovery tubuh terjadi lebih lama dari sebelum hamil
• Denyut jantung lebih cepat (di pagi hari) padahal tekanan darah normal
• Kurangnya nafsu makan
• Sakit kepala dan pegal-pegal
• Percernaan dan perut bermasalah
• Lebih sering sakit, cedera tulang atau otot
• Mengalami masalah dalam tidur.


Baca Selengkapnya......

Tips unt. melahirkan dengan normal dan lancar

Akhir-akhir ini saya sering mendengar wanita yang
melahirkan melalui operasi caesar padahal anaknya nggak begitu besar (kurang dari 3 kg). Saya ingin berbagi pengalaman apa yang saya lakukan untuk
menghadapi persalinan sehingga saya alhamdulillah dapat melahirkan dengan normal dengan bantuan bidan tanpa dilakukan tindakan diinfus, vacum apalagi
dioperasi cesar. Padahal anak-anak saya beratnya diatas 3 kg, yaitu anak ke-1 beratnya 3,55 kg, anak ke-2 dan ke 3 beratnya 3,25 kg, ke 4 bahkan beratnya
4,35 kg semuanya lahir dengan normal dengan jahitan yang tidak banyak (tidak seperti wanita sekarang yang di obras, he he he). Bahkan anak saya yang ke 2 dan ke
3 tidak dijahit karena lebih kecil dari anak pertama sehingga waktu masih di Rumah Sakit dikira perawatnya pengunjung yang menengok dan ditegur jam besuk sudah
habis kok tidak pulang karena terlihat gagah & sehat tidak kelihatan seperti habis melahirkan.

Berikut ini tips-tipsnya :

1. Bila tidak ada kelainan/masalah sebaiknya
melahirkan dengan pertolongan bidan karena bidan lebih
sabar dan bila ada masalah tentu dokter kandungan
sebagai atasannya akan turun tangan membantu
persalinan. Sedangkan bila kita pasin dokter (apalagi
yang banyak pasiennya) dan bila dokter belum datang
sedangkan kita sudah merasa akan melahirkan, belum
tentu bidan akan berani turun tangan menolong karena
tidak berani melampaui wewenang atasannya (dokter
tsb). Selain itu biaya persalinan dokter tentu lebih
mahal bila dibandingkan dengan biaya persalinan bidan
apalagi bila diopersasi cesar.

2. Saya rajin mengikuti senam pernafasan, yoga
sebelum saya menikah dan saya mengikuti senam hamil
tentu saja setelah saya hamil. Ini sangat menolong
sekali waktu kita harus mengejan saat melahirkan,
karena akan memerlukan energi yang banyak dan nafas
yang kuat.

3. Minum madu dan ayam kampung tiap pagi agar badan
menjadi kuat dan selalu makan dengan sayur dan jangan
lupa makan buah. Ini penting agar tubuh tidak
kekurangan cairan.Selain itu juga bayi menjadi sehat &
cerdas krn pembentukan otak sejak dlm kandungan hingga
bayi berusia 2 tahun.

4. Sebaiknya suami istri rajin sholat, membaca doa &
baca Quran agar anaknya kelak menjadi anak lahir
dengan selamat tanpa kurang suatu apapun juga dan
menjadi anak yang sholeh & sholehah.

5. Suami & istri sebaiknya menjaga perkataan maupun
perbuatannya agar membawa dampak yang baik bagi
perkembangan janinnya.

6. Calon ibu jangan minum obat tanpa resep dokter dan
jangan makan makanan yang mengandung ragi atau yang
panas-panas secara berlebihan seperti tape, durian
agar tidak menganggu perkembangan janin. Sebaiknya
tidak memakan daun pepaya karena pepaya bisa membuat
empuk daging, hal ini untuk mencegah ari-ari/placenta
menjadi hancur dan dikhawatirkan ada yang tertinggal
di dalam rahim.

7. Bila usia kandungan sudah memasuki bulannya
sebaiknya perbanyak jalan kaki tiap pagi.

8. Kurang lebih dua minggu sebelumnya saya minum satu
sendok makan minyak yang dibuat dari kelapa yang
diambil santannya dan direbus dan diaduk-aduk biat
tidak pecah sampai mengeluarkan minyak. Ini diperlukan
untuk melancarkan persalinan.

9. Ketika kandungan memasuki bulan ke tujuh, jangan
lupa memijat payudara & membersihkan putingnya dengan
kapas yang diolesi baby oil dan ditarik-tarik
putingnya agar nanti lancar air susunya.

10.Sebelum berangkat ke Rumah Sakit jangan lupa
sungkem minta maaf pada orang tua terutama pada ibu
dan mohon restunya agar melahirkan dengan lancar tanpa
kurang suatu apapun juga. Selain itu bayi di dalam
kandungan kita elus-elus dengan berkata agar bayi
nanti jangan membawa masalah dan lahir dengan lancar
bila sudah sampai di Ruimah Sakit karena jalan sering
macet biar tidak lahir di jalan. (ini perlu sering
dilakukan agar ada komunikasi dengan bayi)

11. Bila sudah saatnya dan sudah ada tanda-tanda akan
melahirkan (keluar vleg-vleg merah) segera berangkat
ke Rumah Sakit/ Klinik bersalin dengan membawa pakaian
yang diperlukan yaitu daster/baju dengan kancing
didepan agar bisa untuk menyusui dan kain panjang dan
pakaian dalam, pembalut wanita. Sedangkan baju bayi
nanti kalau sudah waktunya pulang karena biasanya
disediakan oleh Rumah Sakit. Pakaian untuk ibu
sebaiknya disiapkan sebelumnya bila kandungan telah
memasuki bulan ke 9 untuk berjaga-jaga bila suatu
waktu terasa akan melahirkan.

12. Selama di Rumah Sakit, pada waktu makan tiba
sebaiknya tetap makan meskipun perut terasa mulas
karena kalau tidak makan badan akan lesu dan tidak
punya energi. Ini saya lakukan meskipun mengundang
tawa yang melihat karena sebentar-sebentar berhenti
makan karena waktu perut mulas berjongkok menahan
sakit. Tapi nggak apa-apa, inilah seninya mau menjadi
ibu.

13. Ketika sudah waktunya dibawa masuk ke ruang
bersalin, jangan lupa baca doa dan konsentrasi
mendengarkan perintah bidan/dokter yang menolong
persalinan dan jangan memikirkan yang lain. Serahkan
semua pada yang Maha Kuasa dengan membaca dzikir agar
hati menjadi tenang dan tidak tegang. Ini perlu sekali
agar otot-otot tidak kejang dan mudah dalam
melahirkan.

14. Bila terasa mules, pantat jangan sekali-kali
diangkat agar nanti tidak banyak jahitannya.

15. Bila anak telah lahir, jangan lupa mengucapkan
syukur kepada Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang
dan mengucapkan terima kasih kepada tenaga medis yang
telah menolong persalinan.


Baca Selengkapnya......

Selasa, 24 Maret 2009

Manfaat Mengatur Jarak Kelahiran

Anda mahukan jarak umur anak-anak anda rapat? Fikirkan sekali lagi kerana jika anda mengandung selepas selang masa yang tidak sampai beberapa bulan anda bersalin, boleh membahayakan anda dan bayi dalam kandungan. Kajian terbaru dalam “American Journal of Obstetrics and Gynaecology” mendapati, wanita yang mengandung semula selepas 6 bulan bersalin akan terdedah terhadap risiko melahirkan bayi pra-matang sebanyak 41%. Risiko tersebut akan menurun kepada 14% jika anda tunggu selama 12 bulan sebelum mengandung, dan turun hampir kepada 1% selepas 12-18 bulan. Kandungan yang rapat selepas bersalin berkemungkinan membahayakan anda kerana badan anda masih lagi dalam proses pemulihan dan perlu menggantikan nutrisi yang hilang semasa kandungan yang sebelumnya dan semasa menyusu bayi.

Dalam Islam, anda digalakkan menyusukan bayi selama 2 tahun untuk pembentukan otak dan sistem imunisasi yang baik buat anak anda. Di sebalik kebaikan yang berterusan untuk bayi anda, menyusu juga boleh membantu anda menjarakkan kelahiran kerana ia melambatkan kitaran haid selepas bersalin.

Jarak kelahiran yang jauh membolehkan anda memberikan tumpuan dan penyusuan sempurna kepada anak anda. Jika anda mengandung semasa anak anda masih dalam tempoh penyusuan, anda mungkin terpaksa berhenti menyusu kerana akan menjejaskan pertumbuhan bayi dalam kandungan. Bayi dalam kandungan memerlukan nutrisi yang baik yang diperolehi dari ibunya.

Kesimpulannya, menjarakkan kelahiran adalah untuk kebaikan anda, anak anda dan bakal bayi yang dilahirkan. Kesihatan semua pihak akan terjejas dengan kelahiran yang rapat.

Baca Selengkapnya......

Selasa, 17 Maret 2009

365 Hari Pertama Perkembangan Bayi Sehat --Bayi baru Lahir

Bayi baru Lahir :
1. Sikap melengkung.
Sikap bagian tubuh melengkung khas pada bayi. Mulai dari jari sampai tumit seluruh badan ada dalam sikap melengkung
2. Kepala terletak di samping
Bila berbaring kepalanya tidak ada di tengah tetapi selalu menghadap ke salah satu sisi
3. Reflek memegang dengan tangan
Bila telapak tangan tersentuh sesuatu, langsung ibu jari dan jari lainnya akan mengepal dan menggenggam “tangkapannya selama beberapa saat

4. Reaksi terhadap sinar terang dan bunyi keras
Bayi sudah bereaksi terhadap sinar terang dan bunyi keras. Ia mengerutkan dahinya, mengerjapkan matanya, dan menunjukkan adanya gerakan kaget (terkejut) dengan merentangkan tangannya atau malah menangis.
5. Mengungkapkan perasaan dengan Bersuara
Walaupun tampaknya lucu, perkembangan berbicara manusia dimulai dengan menangis keras-keras. Bayi sehat akan bereaksi pada setiap pengalaman yang tidak menyenangkan dengan berteriak dengan nyaring dan tidak beraturan

Baca Selengkapnya......
 
© free template by Blogspot tutorial